← 論文一覧に戻る

環境・社会・ガバナンス(ESG)、信用リスク(不良債権)、およびBOPOがインドネシア国営銀行の収益性に与える影響

Pengaruh Environmental Social and Governance (ESG), Risiko Kredit (Non-Performing Loan), dan BOPO Terhadap Profitabilitas Bank Umum Milik Negara (BUMN) di Indonesia (原題)

Andini Meiliana Putri, Sri Wahyuni, Suryo Budi Santoso, Rezky Pramurindra

Advances📚 査読済 / ジャーナル2026-08-20#ESG対象セクター: banking
DOI: 10.60079/ajeb.v4i4.1079
原典: https://advancesinresearch.id/index.php/AJEB/article/download/1079/755
📄 PDF

🤖 gxceed AI 要約

日本語

インドネシアの4つの国営銀行を対象に、ESG開示スコア、NPL、BOPOがROAに与える影響を2016〜2024年のデータで分析。第一階差法による回帰分析の結果、ESG開示とBOPOはROAに有意な影響を与えず、NPLのみが負の有意な影響を持つことが示された。信用リスク管理が銀行収益性の重要な決定要因であることを示唆する。

English

Analyzing Indonesian state-owned banks (2016-2024), this study finds that ESG disclosure score and operational efficiency (BOPO) do not significantly affect profitability (ROA), while credit risk (NPL) has a significant negative impact. Using first-differencing regression on 35 observations, it underscores credit risk management as the key driver of bank profitability, questioning the short-term financial payoff of ESG disclosure.

Unofficial AI-generated summary based on the public title and abstract. Not an official translation.

📝 gxceed 編集解説 — Why this matters

日本のGX文脈において

インドネシアの銀行セクターの事例であるが、日本ではSSBJ開示が始まる中、ESG開示が短期的な収益性に直結しないという示唆は、開示対応の費用対効果を考える上で参考になる。ただし、日本固有の政策文脈は薄い。

In the global GX context

This study contributes to the global debate on whether ESG disclosure improves financial performance, finding no significant short-term effect in Indonesian state banks. It highlights the dominance of credit risk in bank profitability, relevant for emerging markets and for global investors assessing ESG materiality in banking.

👥 読者別の含意

🔬研究者:Provides empirical evidence on ESG disclosure and bank profitability in an emerging market, useful for comparative studies.

🏢実務担当者:Suggests that for banks, credit risk management may be more immediately impactful than ESG disclosure for profitability.

🏛政策担当者:Indicates that ESG disclosure mandates may not yield immediate financial benefits, informing policy expectations.

📄 Abstract(原文)

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG), risiko kredit yang diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL), dan efisiensi operasional yang diproksikan dengan BOPO terhadap profitabilitas Bank Umum Milik Negara (BUMN) di Indonesia yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan empat bank BUMN periode 2016–2024. Sebanyak 35 observasi dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Transformasi first differencing diterapkan untuk memperoleh model akhir setelah model awal menunjukkan indikasi autokorelasi. Hasil dan Pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa perubahan ESG Disclosure Score tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan ROA. Perubahan NPL berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perubahan ROA, sedangkan perubahan BOPO tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa risiko kredit merupakan faktor yang paling menentukan perubahan profitabilitas bank BUMN dalam model penelitian. Implikasi: Bank BUMN perlu memprioritaskan pengendalian risiko kredit untuk menjaga profitabilitas, sementara efektivitas ESG dan efisiensi operasional perlu dievaluasi dalam perspektif jangka panjang. Orisinalitas: Penelitian ini mengintegrasikan ESG, risiko kredit, dan efisiensi operasional dalam menjelaskan perubahan profitabilitas bank BUMN dengan pendekatan first differencing pada periode pengamatan 2016–2024.

🔗 Provenance — このレコードを発見したソース

🔔 こうした論文の新着を逃したくない方は キーワードアラート に登録(無料・3キーワードまで)。

gxceed は公開メタデータに基づく研究支援データセットです。要約・翻訳・解説は AI 支援で生成されています。 最終的な解釈・検証は利用者が原典資料に基づいて行うことを前提とします。