サステナビリティ報告・CSR・企業規模が企業価値に与える影響
PENGARUH SUSTAINABILITY REPORTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (原題)
Syaiful Anas, Syaiful Bahri, Nur Ainiyah
🤖 gxceed AI 要約
日本語
インドネシア証券取引所の食品飲料セクター22社・88観測を対象に、サステナビリティ報告・CSR・企業規模が企業価値(PBV)に与える影響を重回帰分析で検証した。サステナビリティ報告は企業価値に有意な正の影響を与える一方、CSR支出と企業規模は負の影響を示した。市場は広範なサステナビリティ開示を好シグナルとして評価するが、CSRコストと資産規模を負担と見なすことを示唆する。
English
Using 88 firm-year observations from 22 Indonesian food & beverage listed firms (2022–2025), this study regresses firm value (PBV) on GRI-based sustainability reporting, CSR, and firm size. Sustainability reporting shows a significant positive effect on firm value, while CSR and firm size show negative effects. The market rewards broad sustainability disclosure as a positive signal but penalizes CSR spending and large asset scale as cost burdens.
Unofficial AI-generated summary based on the public title and abstract. Not an official translation.
📝 gxceed 編集解説 — Why this matters
日本のGX文脈において
新興国・インドネシアにおけるGRI準拠開示と企業価値の関係を示す実証例として、SSBJ基準導入後の日本企業が開示拡充の資本市場効果を検討する際の比較材料となる。ただし制度・市場環境が異なる点には留意が必要。
In the global GX context
Adds emerging-market (Indonesia) evidence to the global disclosure literature on whether GRI-based sustainability reporting is priced by capital markets, complementing TCFD/ISSB-era studies mostly drawn from developed markets. Useful for comparative disclosure-value research across regulatory regimes.
👥 読者別の含意
🔬研究者:GRI開示と企業価値の関係について、新興国・食品飲料セクターの追加実証証拠を提供する。
🏢実務担当者:開示拡充が市場評価にプラスに働きうる一方、CSR支出の説明責任が問われる点を参考にできる。
🏛政策担当者:新興国におけるサステナビリティ開示義務化の資本市場効果を検討する際の参照事例となる。
📄 Abstract(原文)
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh sustainability reporting, corporate social responsibility (CSR), dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama kurun waktu 2022–2025. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 22 perusahaan dari total 83 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Dengan periode pengamatan selama empat tahun, jumlah data observasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 88. Data sekunder berupa laporan keuangan dan keberlanjutan diunduh dari situs resmi BEI. Variabel sustainability reporting dan CSR diukur dengan indeks GRI, ukuran perusahaan dengan logaritma natural total aset, dan nilai perusahaan menggunakan Price Book Value (PBV). Analisis data dilaksanakan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sustainability reporting memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, CSR dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikanHasil uji kelayakan model menunjukkan nilai F sebesar [isi F-count] dengan signifikansi 0,001 (p < 0,05) serta nilai Adjusted R² sebesar 0,148, yang mengindikasikan model regresi layak digunakan dan mampu menjelaskan variasi nilai perusahaan sebesar 14,8% Temuan ini mengindikasikan pasar merespons positif pengungkapan keberlanjutan yang luas sebagai sinyal baik, namun menilai negatif pengeluaran CSR dan skala aset yang besar karena dianggap menambah beban biaya serta kompleksitas operasional.
🔗 Provenance — このレコードを発見したソース
- openalex https://doi.org/10.70248/joieaf.v3i1.4452first seen 2026-09-18 04:48:06
🔔 こうした論文の新着を逃したくない方は キーワードアラート に登録(無料・3キーワードまで)。
gxceed は公開メタデータに基づく研究支援データセットです。要約・翻訳・解説は AI 支援で生成されています。 最終的な解釈・検証は利用者が原典資料に基づいて行うことを前提とします。