インドネシア証券取引所(BEI)上場金融サービス企業におけるサステナビリティ報告とレバレッジが企業価値に与える影響(2021-2025年)
Pengaruh Sustainability Report dan Leverage Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Jasa Keuangan di Bei (2021-2025) (原題)
Amalia Sholehah, Kadek Wisnu Bhuana
🤖 gxceed AI 要約
日本語
本研究は、インドネシア証券取引所に上場する金融サービス企業17社(2021-2025年)を対象に、サステナビリティ報告とレバレッジが企業価値に与える影響を分析した。重回帰分析の結果、個別には両変数とも有意な影響を示さなかったが、同時には有意な影響が確認された。投資家は長期的な非財務開示よりも短期的な収益性とリスク管理を重視していることが示唆される。
English
This study analyzes the impact of sustainability reporting and leverage on firm value for 17 financial services firms listed on the Indonesia Stock Exchange (2021-2025). Multiple regression results show that individually neither variable has a significant effect, but jointly they do. It suggests investors prioritize short-term profitability and risk management over long-term non-financial disclosure.
Unofficial AI-generated summary based on the public title and abstract. Not an official translation.
📝 gxceed 編集解説 — Why this matters
日本のGX文脈において
インドネシアのOJK規制に基づくサステナビリティ報告義務化の文脈で、日本企業が東南アジア進出時に参考にできる。ただし、日本のSSBJや有報とは直接関係せず、示唆は限定的。
In the global GX context
This paper contributes to the global discussion on the value relevance of sustainability disclosure, particularly in emerging markets. It highlights that in Indonesia, mandatory sustainability reporting may not yet be priced by investors, contrasting with developed markets where ESG disclosure is increasingly linked to firm value.
👥 読者別の含意
🔬研究者:Provides evidence on the ESG disclosure-firm value link in an emerging market context, useful for comparative studies.
🏢実務担当者:Highlights that sustainability reporting alone may not boost firm value in Indonesia; firms should focus on profitability and risk management.
🏛政策担当者:Suggests that mandatory sustainability reporting may need complementary measures to enhance investor relevance.
📄 Abstract(原文)
Meningkatnya kesadaran akan pentingnya aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG), bersamaan dengan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai pelaporan keberlanjutan yang wajib, mendorong perusahaan jasa keuangan di Indonesia untuk lebih transparan dalam mengungkapkan tujuan korporat mereka. Laporan keberlanjutan dianggap dapat meningkatkan citra perusahaan, kepercayaan investor, dan nilai perusahaan. Namun, tingkat leverage yang tinggi dapat memengaruhi hubungan ini, yang menyebabkan perbedaan hasil penelitian sebelumnya mengenai pengaruh laporan keberlanjutan dan leverage terhadap nilai perusahaan. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan pada perusahaan jasa keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk periode 2021–2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh laporan keberlanjutan dan leverage terhadap nilai perusahaan. Dengan menggunakan metode purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 17 perusahaan jasa keuangan, menghasilkan 85 data observasi selama 5 tahun. Analisis regresi linier berganda diterapkan melalui SPSS. Hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial, baik Laporan Keberlanjutan maupun Leverage tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Bersamaan dengan itu, uji F menunjukkan bahwa kedua variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Investor pasca-pandemi di pasar keuangan Indonesia lebih menekankan pada profitabilitas jangka pendek langsung dan parameter manajemen risiko daripada metrik pengungkapan non-keuangan jangka panjang.
🔗 Provenance — このレコードを発見したソース
- openalex https://doi.org/10.34007/ebmsj.v6i2.1248first seen 2026-09-07 04:42:57
🔔 こうした論文の新着を逃したくない方は キーワードアラート に登録(無料・3キーワードまで)。
gxceed は公開メタデータに基づく研究支援データセットです。要約・翻訳・解説は AI 支援で生成されています。 最終的な解釈・検証は利用者が原典資料に基づいて行うことを前提とします。