← 論文一覧に戻る

インドネシア証券取引所上場銀行(2018-2024年)におけるコーポレート・ガバナンスとサステナブルファイナンスが財務業績に与える影響

Pengaruh Good Corporate Governance dan Sustainable Finance terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2024 (原題)

(著者不明)

Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology📚 査読済 / ジャーナル2026-09-09#ESG経営インパクト: 資金調達対象セクター: finance
DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13287
原典: https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13287
📄 PDF

🤖 gxceed AI 要約

日本語

インドネシア上場銀行5行(BCA、CIMB Niaga、Danamon、Permata、Panin)を対象に、独立取締役・監査委員会・CSR(サステナブルファイナンスの代理変数)がROEに与える影響をパネルデータ固定効果モデルで検証。個別にはいずれも有意でないが、同時には有意で調整済R²は0.81。新興国銀行セクターにおけるESG・ガバナンスと財務成果の関係を示す実証例。

English

Using a fixed-effects panel model on five Indonesian listed banks (2018-2024), this study tests whether independent commissioners, audit committees, and CSR (a proxy for sustainable finance) affect ROE. Individually none are significant, but jointly they explain ~81% of ROE variation. It offers emerging-market evidence on governance/ESG-financial performance links.

Unofficial AI-generated summary based on the public title and abstract. Not an official translation.

📝 gxceed 編集解説 — Why this matters

日本のGX文脈において

日本企業・銀行にとって直接の政策連動は薄いが、新興国市場でのESG・ガバナンス評価と財務業績の非有意な関係は、SSBJ・統合報告書における「ESGと財務の連結」議論の比較材料となる。

In the global GX context

Adds emerging-market (Indonesia) evidence to the global debate on whether governance and sustainability proxies translate into financial performance—relevant to ISSB/CSRD-era expectations that ESG factors be financially material, and a useful counterpoint to Japan/EU findings.

👥 読者別の含意

🔬研究者:新興国銀行セクターにおけるガバナンス・CSRと財務業績の非有意な個別関係を示す比較実証として参考になる。

🏢実務担当者:ESG・CSR活動が短期的にROEへ直結しない可能性を示し、開示の説明責任設計の参考になる。

🏛政策担当者:新興国でのサステナブルファイナンス規制設計において、CSR代理変数の限界を示唆する。

📄 Abstract(原文)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance yang diproksikan dengan Dewan Komisaris Independen dan Komite Audit, serta Sustainable Finance yang diproksikan dengan Corporate Social Responsibility terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan Return on Equity. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan total lima perusahaan yang ditetapkan sebagai sampel penelitian yaitu Bank BCA, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon, Bank Permata dan Bank Panin. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model Fixed Effect Model menggunakan aplikasi EViews versi 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Dewan Komisaris Independen tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai t hitung 0,653909 < t tabel 2,03951 dan nilai signifikansi 0,5187 > 0,05. Komite Audit tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai t hitung 0,166927 < t tabel 2,03951 dan nilai signifikansi 0,8687 > 0,05. Sustainable Finance yang diproksikan dengan CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai t hitung 1,788619 < t tabel 2,03951 dan nilai signifikansi 0,0849 > 0,05. Secara simultan, Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, dan Sustainable Finance berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai F hitung 21,14774 > F tabel 2,91 dan nilai probabilitas 0,000000 < 0,05. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,805752 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tersebut mampu menjelaskan variasi perubahan kinerja keuangan sebesar 80,57%, sedangkan sisanya sebesar 19,43% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.

🔗 Provenance — このレコードを発見したソース

🔔 こうした論文の新着を逃したくない方は キーワードアラート に登録(無料・3キーワードまで)。

gxceed は公開メタデータに基づく研究支援データセットです。要約・翻訳・解説は AI 支援で生成されています。 最終的な解釈・検証は利用者が原典資料に基づいて行うことを前提とします。